Jumat, 05 April 2013

E-COMMERCE UNTUK PENINGKATAN PENJUALAN



Nama : Mar'ah Mufarokah
NPM  : 1173354
Kelas  : B
 

A.    Manfaat E-commerce dalam Peningkatan Penjualan
E-Commerce digunakan sebagai strategi pemasaran oleh badan usaha atau perusahaan atau pun perorangan yang memiliki keinginan untuk memasarkan (menjual) produknya secara global, tidak hanya dalam satu wilayah tertentu. Hasilnya, menjual produk secara online akan meningkatkan omzet penjualan, mendatangkan keuntungan yang lebih besar, dan memperluas pangsa pasar dibandingkan menjual produk dengan cara biasa, Seperti melalui telepon, fax ataupun langsung datang ke lokasi penjualan mampu meningkatkan omzet penjualan perusahaan dan memperluas wilayah. E-Commerce merupakan penjualan yang dituju mereka di masa kebutuhan yang penting pada saat ini yang akan datang.
Dalam dunia bisnis global, dan sebagai penunjang dalam pengembangan pasar, selama ini para konsumen yang memperkenalkan produk, ingin meningkatkan membeli produk diharuskan untuk efisiensi, menekan biaya, serta mendatangi tempat dari produsen maupun memberikan akses yang lebih luas. Bagi penjual produk dan hal itu sangatlah tidak partner dan konsumen dari para pelaku efisien bagi para konsumen yang tinggal usaha, baik kecil, menengah maupun di luar daerah. E-commerce adalah suatu website kesibukan yang padat. Dengan adanya yang menyediakan atau merupakan suatu layanan electronic e-commerce (cara berbelanja atau menjual barang maupun jasa commerce) ini maka konsumen dapat secara online atau direct mengakses serta melakukan pesanan dari selling yang memanfaatkan fasilitas berbagai tempat. Dengan adanya era Internet dimana terdapat website dengan teknologi yang canggih saat ini dapat menyediakan layanan “get and pelanggan yang ingin mengakses e-deliver“.
E-commerce akan mengubah commerce tidak harus berada di semua kegiatan marketing dan juga tempat, hal itu dikarenakan di kota-kota sekaligus memangkas biaya-biaya besar di Indonesia dan di mancanegara operasional untuk kegiatan perdagangan terutama negara-negara maju telah serta pemasaran. Banyak tempat yang menyediakan suatu fasilitas akses internet hanya dengan beberapa perusahaan yang menggunakan laptop/notebook ataupun tersebar di kota-kota besar di Indonesia. Dengan Personal Digital Assistant (PDA) mengharapkan omzet penjualan produk dengan menggunakan teknologi wifi mereka menjadi meningkat. Maka dengan menerapkan layanan e-commerce mengharapkan wilayah penjualan mereka commerce dapat lebih menguntungkan juga menjadi lebih luas, Karena bagi produsen maupun konsumen berdasarkan penelitian yang dilakukan sehingga mampu meningkatkan omzet terhadap 27 perusahaan. Sebagian besar penjualan dan memperluas pangsa pasar wilayah penjualan mereka menjangkau dalam negeri saja, belum menjangkau negara lain (Almilia.L & Mengimplementasikan e-Robahi.L, 2008).

B.     Pengaruh E-commerce dalam penjualan
 Commerce bagi perusahaan mempunyai pengaruh yang diharapkan memberi beberapa dampak positif, seperti revenue stream (aliran pendapatan) baru yang terbukti memiliki pengaruh terhadap E-commerce mungkin lebih menjanjikan yang tidak variabel kinerja keuangan perusahaan, sehingga dengan tradisional yang sebelumnya mereka meningkatkan omzet penjualan akan dapat meningkatkan market membuat kinerja keuangan perusahaan exposure (pangsa pasar) di luar daerah tersebut menjadi lebih baik, bahkan manca negara menurunkan operating cost (biaya operasional) yang Perusahaan juga mengharapkan sebelumnya digunakan untuk biaya perluasan pangsa pasar produk mereka, memperluas jangkauan karena dengan memperluas pangsa pasar (global reach) maka produk dan merk mereka akan dikenal.
Berdasarkan penelitian yang sama akses yang lebih cepat kepada konsumen dilakukan terhadap 27 perusahaan, baik dari segi informasi maupun distribusi ternyata wilayah penjualan atau pasar produk, serta dampak - dampak positif yang dituju perusahaan. responden memiliki pasar sebagian besar wilayah indonesia sebesar 78%, pasar  indonesia dan luar negeri 22 % sedangkan pasar Jawa Timur tidak ada. Identifikasi Masalah dikarenakan responden dari kuisioner yang merespon adalah dari luar Jawa Timur sehingga pasar Jawa Timur para pelaku usaha jelas sebesar 0 % ( Almilia.L& Robahi.L ,mengharapkan untuk meningkatkan pada tahun 2008). Data wilayah penjualan omzet penjualan mereka selengkapnya disajikan dalam tabel dan penelitian yang dilakukan terhadap 27 perusahaan yang tersebar di kota – kota besar di Indonesia, presentase tertinggi adalah responden yang omzet penjualannya berkisar antara 10.000.000 sampai dengan 45.000.000 yaitu 59 %, sedangkan presentase yang terendah adalah dengan omzet penjualan berkisar antara 46.000.000 sampai dengan100.000.000 yaitu sebesar 26%, sedangkan yang tidak menjawab sebesar15% ( Almilia.L & Robahi.L, 2008). Berikut adalah tabel dan gambar yang mewakili data tersebut, Juga berdasarkan teori SCP (Structure Conduct Performance) dimana pangsa pasar yang besar akan membuat perusahaan memiliki kinerja yang lebih baik (Arianto, 2004). Sehingga perusahaan berharap, dengan memperluas pangsa pasar akan menjadikan kinerjanya menjadi lebih baik lagi.Juga karena menurut penelitian, faktorinteraksi antara variabel penjualan danvariabel pendapatan secara signifikan.

C.    E-commerce dalam meningkatkan penjualan
Implementasi ecommerce untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pangsa pasar pada 27perusahaan yang tersebar di kota-kotabesar di Indonesia. Mengingat perlunya peningkatan penjualan dan perluasan pangsa pasar untuk peningkatan kinerja sebuah perusahaan, maka apakah dengan mengimplementasikan e-commerce akan mampu untuk meningkatkan penjualandan perluasan pangsa pasar perusahaan, Sehingga berdampak pada kinerjakeuangan perusahaan tersebut menjadi dua.
Sebagai contoh Sebuah perusahaan dari 27 perusahaan tersebut yang bergerak di bidang toko menggunakan Metodologi online. Perusahaan ini, sebelum mengimplementasikan e-commerce, metodologi yang digunakan dalam mengerjakan proses transaksi makalah kali ini adalah Zachman Framework. Framework ini mewakili penjualan masih menggunakan system tingkat-tingkatan manual. Hasilnya dalam melihat data persediaan barang maupun data-data Scope (ruang lingkup): lapisan abstraksi barang yang telah terjual banyak paling tinggi, diwakili dari ide-ide dan memakan waktu. Sebagai salah satu konsep-konsep idealistis.Contoh untuk membuat laporan harus mengumpulkan semua berkas yang ada model enterprise menggambarkan yang biasanya berkas tersebut berupatingkat konseptualitas, dimana pemodelan kertas.Hal ini mengakibatkan awal dilakukan untuk mendefinisikan pemrosesan data menjadi terhambat dankonsep bisnis yang mengimplementasikan lambat sehingga dibutuhkan suatu system ruang lingkup.
Terkomputerisasi dan dijalankan secara online data yang didapat lebih  model sistem adalah tingkat dimana efektif dan efisien. Obyek-obyek yang konseptual dirubah menjadi struktur-struktur logik .Sistem penjualan yang digunakan pada perusahaan ini pun masih model teknologi mendefinisikan obyek mempergunakan sistem offline. Sehingga secara fisik yang akan mewakili struk dalam melakukan suatu transaksi struktur logik pembelian pelanggan harus mendatangi ke toko tersebut. Cara ini dipandang Representasi detail, lapisan ini terdiri sebagai sesuatu yang tidak efisien,dari implementasi-implementasi penuh karena amat menyulitkan bagi pembeli dari spesifikasi secara fisik untuk setiap yang berada di lokasi yang jauh dari toko. Kategori tersebut.Dengan demikian untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada pelanggan maka dibutuhkan suatu sistem yang mendukung penjualan secara elektronik (e-commerce).
 Kemudian dibuatlah sebuah alur Sedangkan Activity Diagram sistem yang di tampilkan dalam bentuk logika Use Case diagram  adalah cara untuk mendeskripsikan, Activity diagram, dan secara prosedur, proses bisnis, dan alur Class diagram dalam model Unified kerjanya. Activity Diagram berperan Unified Modelling Language (UML) seperti halnya flowchart, bedanya Activity Modelling Language adalah Diagram dapat mendukung perilaku sebuah bahasa pemodelan standar yang paralel, sedangkan flowchart tidak dapat  digunakan untuk menspesifikasikan mendukung hal tersebut memvisualisasikan, membangun dan mendokumentasikan objek dari sistem Setelah Use Case. Diagram dibuat software, untuk urusan pemodelan dan harusnya dalam membuat suatu programsistem non-software.
Perlu dijelaskan alur program dari aplikasi sistem yang akan dirancang. UML telah  menyediakan diagram yang digunakan menggambarkan semua aktivitas yang untuk pembuatan alur rancangan aplikasi dilakukan oleh sistem tersebut dari sudut yaitu Activity Diagram. Diagram ini dibuat pandang pengamatan luar yang menjadi untuk menganalisa terhadap use case, persoalannya adalah hal-hal apa yang akan menjelaskan tindakan (action)  yang akan diambil. Use Case Diagram erat menunjukkan aktivitas user yang kaitannya dengan kejadian-kejadian dilakukan saat masuk (buka) Kejadian (skenario), merupakan contoh dan keluar (tutup) dari aplikasi sistem.apa yang terjadi ketika seseorang act Buka Tutup Sistem berinteraksi dengan sistem. Use Case admin system diagram dapat membantu kita apabila sedang menyusun kebutuhan-kebutuhan dari sebuah sistem, mengkomunikasikan login sistem memproses login user apa yang harus dirancang dengan klien dan merancang test case untuk  membuka form, menampilkan form feature yang ada pada sistem.
 Use Case diagram menjelaskan kegiatan yang log out menutup aplikasi dilakukan user dan sistem untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Melihat katalog produk secara online yang Class Diagram menggambarkan pada halaman situs, aktivitas struktur dan deskripsi class, package dan yang dilakukan oleh pembeli/pelanggan object serta hubungannya satu sama lain yang melakukan pembelian secara online seperti pewarisan, asosiasi dan lain-lain. Tidak jauh berbeda dengan Class  yang memiliki tiga area pokok, yaitu dilakukan dengan cara pembeli/pelanggan melengkapi Nama, Atribut, Metode offline. Perbedaannya hanya terdapat pada cara pembayarannya saja, yaitu dengan cara mentransfer uang pada aplikasi situs ini yangmelalui bank. Setelah mentransfer, bukti menunjukkan hubungan antara class pembayarannya harus dikirim kepada pelanggan, transaksi, total_transaksi,bagian admin situs ini melalui faksimili. Barang, beli, total_beli, dan kemudian bagian admin melakukan distributor.
Validasi pesanan dan mengirimkan produk ke alamat pemesan  transaksi penjualan Online pembeli melihat katalog online. Membeli barang masuk ke ordernya memasukkan data dan memproses data pembelian tidak menampilkan pesan dan menerima pesan, proses transaksi, mentransfer pembayaran, membatalkan pembelian, mengirim bukti, menerima bukti pembayaran melalui fax pembayaran.Mengirim memvalidasi menerima barang, memproses barang transaksi.pesan validasi mengirim pesan, menerima pesan validasi.
Penerapantoko secara online dengan didukung oleh e-commerce sebagai upaya meningkatkan berbagai macam bahasa pemrograman persaingan bisnis perusahaan.Hasil Implementasi E-commerce penjualan ikan karang.Desidarata.P .(2004), Pengaruh penjualan Setelah menerapkan e-commerce pendapatan terhadap kinerjaresponden perusahaan telah memperoleh keuangan perusahaan. Industri manfaat yang dirasakan dengan manufaktur Depok. Penerapan e-commerce tersebut akan disajikan dalam bentuk gambar 8 secara online dan offline pada optik ramadhan dengan menggunakan tabel 3 di bawah ini.
Analisis pengaruh faktor makro ekonomi, pangsa pasar dan karakteristik bank terhadap profitabilitas bank syariah (studi pada bank syariah periode 2005-2008), Adapun yang menjadi manfaat terbesar adalah e-commerce dapat meningkatkan omzet penjualan. Hal tersebut dapat dilihat dengan presentase sebesar 31%, manfaat berikutnya adalah peningkatan jumlah pelanggan dengan presentase sebesar 25% dan yang berikutnya adalah perluasan jangkauan bisnis serta sarana promosi dengan 16% serta peluang terbukanya bisnis baru dan kepuasan pelanggan sama rata yaitu 5%. Serta yang terakhir adalah kemudahan hubungan relasi yaitu hanya 2%. Kesimpulan Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa penerapan e-commerce pada sebuah perusahaan dapat berdampak pada peningkatan omzet penjualan dan memperluas pangsa pasar dari produk perusahaan tersebut.