Nama : Mar'ah Mufarokah
NPM : 1173354
Kelas : B
NPM : 1173354
Kelas : B
E-Commerce digunakan sebagai strategi pemasaran oleh
badan usaha atau perusahaan atau
pun perorangan yang memiliki keinginan untuk memasarkan (menjual) produknya secara global, tidak
hanya dalam satu wilayah tertentu. Hasilnya, menjual produk secara online akan
meningkatkan omzet penjualan, mendatangkan keuntungan yang lebih besar, dan memperluas pangsa
pasar dibandingkan menjual produk dengan cara biasa, Seperti melalui telepon, fax
ataupun langsung datang ke lokasi penjualan mampu meningkatkan omzet penjualan
perusahaan dan memperluas wilayah.
E-Commerce merupakan penjualan yang dituju mereka di masa kebutuhan yang penting
pada saat ini yang akan datang.
Dalam dunia bisnis global, dan sebagai penunjang dalam
pengembangan pasar,
selama ini para konsumen
yang memperkenalkan
produk, ingin meningkatkan membeli
produk diharuskan untuk efisiensi,
menekan biaya, serta mendatangi tempat dari produsen maupun memberikan akses yang
lebih luas. Bagi penjual produk dan
hal itu sangatlah tidak partner
dan konsumen dari para pelaku efisien bagi para konsumen yang tinggal usaha, baik kecil,
menengah maupun di luar daerah. E-commerce
adalah suatu website kesibukan yang padat. Dengan adanya yang menyediakan atau
merupakan suatu layanan electronic e-commerce
(cara berbelanja atau menjual barang
maupun jasa commerce) ini maka konsumen dapat
secara online atau direct mengakses serta melakukan pesanan dari selling yang
memanfaatkan fasilitas berbagai tempat. Dengan adanya era Internet dimana
terdapat website dengan
teknologi yang canggih saat ini dapat menyediakan layanan “get and pelanggan
yang ingin mengakses e-deliver“.
E-commerce akan mengubah commerce tidak harus berada
di semua
kegiatan marketing dan juga tempat, hal itu dikarenakan di kota-kota sekaligus memangkas
biaya-biaya besar di Indonesia dan di mancanegara operasional untuk kegiatan
perdagangan terutama negara-negara maju telah serta pemasaran. Banyak tempat yang menyediakan
suatu fasilitas akses internet hanya dengan beberapa perusahaan yang
menggunakan laptop/notebook ataupun tersebar di kota-kota besar di Indonesia. Dengan
Personal Digital Assistant (PDA) mengharapkan
omzet penjualan produk dengan menggunakan teknologi wifi mereka menjadi
meningkat. Maka dengan menerapkan layanan e-commerce
mengharapkan wilayah penjualan mereka commerce dapat
lebih menguntungkan juga
menjadi lebih luas, Karena bagi produsen maupun konsumen berdasarkan penelitian
yang dilakukan sehingga mampu meningkatkan omzet terhadap 27 perusahaan. Sebagian
besar penjualan dan memperluas pangsa pasar wilayah penjualan
mereka menjangkau
dalam negeri saja, belum menjangkau
negara lain (Almilia.L & Mengimplementasikan e-Robahi.L, 2008).
B. Pengaruh E-commerce
dalam penjualan
Commerce
bagi perusahaan mempunyai pengaruh yang diharapkan memberi beberapa dampak
positif, seperti revenue stream (aliran pendapatan) baru yang terbukti memiliki
pengaruh terhadap E-commerce mungkin lebih menjanjikan yang tidak variabel
kinerja keuangan perusahaan, sehingga
dengan tradisional
yang sebelumnya mereka meningkatkan omzet penjualan akan dapat meningkatkan
market membuat kinerja keuangan perusahaan exposure (pangsa pasar)
di luar daerah tersebut menjadi lebih baik, bahkan
manca negara menurunkan operating
cost (biaya operasional) yang Perusahaan juga mengharapkan sebelumnya digunakan
untuk biaya perluasan pangsa pasar produk mereka, memperluas jangkauan karena
dengan memperluas pangsa pasar (global
reach) maka produk dan merk mereka
akan dikenal.
Berdasarkan penelitian yang sama akses yang lebih cepat
kepada konsumen dilakukan terhadap 27 perusahaan, baik dari segi
informasi maupun distribusi ternyata wilayah penjualan atau pasar produk, serta dampak -
dampak positif yang dituju perusahaan. responden memiliki pasar sebagian besar
wilayah indonesia sebesar 78%, pasar indonesia dan luar negeri 22 % sedangkan pasar
Jawa Timur tidak ada. Identifikasi Masalah dikarenakan responden dari kuisioner
yang merespon adalah dari luar Jawa Timur sehingga pasar Jawa Timur para pelaku
usaha jelas sebesar 0 % ( Almilia.L& Robahi.L ,mengharapkan untuk
meningkatkan pada tahun 2008). Data wilayah penjualan omzet penjualan mereka
selengkapnya disajikan dalam tabel dan penelitian yang dilakukan terhadap 27 perusahaan
yang tersebar di kota – kota besar
di Indonesia, presentase tertinggi adalah responden yang omzet penjualannya berkisar
antara 10.000.000 sampai
dengan 45.000.000 yaitu 59 %, sedangkan
presentase yang terendah adalah
dengan omzet penjualan berkisar antara
46.000.000 sampai dengan100.000.000 yaitu sebesar 26%, sedangkan yang tidak
menjawab sebesar15% ( Almilia.L & Robahi.L, 2008). Berikut adalah tabel dan gambar
yang mewakili data tersebut, Juga berdasarkan teori SCP (Structure Conduct
Performance) dimana pangsa pasar yang besar akan membuat perusahaan memiliki
kinerja yang lebih baik (Arianto, 2004). Sehingga perusahaan berharap, dengan
memperluas pangsa pasar akan menjadikan kinerjanya menjadi lebih baik lagi.Juga
karena menurut penelitian, faktorinteraksi antara variabel penjualan
danvariabel pendapatan secara signifikan.
C.
E-commerce
dalam meningkatkan penjualan
Implementasi ecommerce
untuk meningkatkan penjualan dan
memperluas pangsa pasar pada 27perusahaan yang tersebar di kota-kotabesar di
Indonesia. Mengingat perlunya peningkatan penjualan dan perluasan
pangsa pasar untuk
peningkatan kinerja sebuah perusahaan,
maka apakah dengan mengimplementasikan
e-commerce akan mampu
untuk meningkatkan penjualandan perluasan pangsa pasar perusahaan, Sehingga
berdampak pada kinerjakeuangan perusahaan tersebut menjadi dua.
Sebagai
contoh Sebuah perusahaan dari 27 perusahaan tersebut yang bergerak di bidang
toko menggunakan Metodologi online. Perusahaan ini, sebelum mengimplementasikan
e-commerce, metodologi yang digunakan dalam mengerjakan proses transaksi makalah kali ini adalah
Zachman Framework.
Framework ini mewakili penjualan masih menggunakan system tingkat-tingkatan
manual. Hasilnya dalam melihat data persediaan barang maupun data-data Scope
(ruang lingkup): lapisan abstraksi barang yang telah terjual banyak paling tinggi, diwakili
dari ide-ide dan memakan waktu. Sebagai salah satu konsep-konsep idealistis.Contoh
untuk membuat laporan harus mengumpulkan semua berkas yang ada model enterprise
menggambarkan yang biasanya berkas tersebut berupatingkat konseptualitas,
dimana pemodelan kertas.Hal ini mengakibatkan awal dilakukan untuk
mendefinisikan pemrosesan data menjadi terhambat dankonsep bisnis yang
mengimplementasikan lambat sehingga dibutuhkan suatu system ruang lingkup.
Terkomputerisasi dan dijalankan secara online data
yang didapat lebih model sistem adalah
tingkat dimana efektif dan efisien. Obyek-obyek yang konseptual dirubah menjadi
struktur-struktur logik .Sistem penjualan yang digunakan pada perusahaan ini
pun masih model teknologi mendefinisikan obyek mempergunakan sistem offline.
Sehingga secara
fisik yang akan mewakili struk dalam melakukan suatu transaksi struktur logik
pembelian pelanggan harus mendatangi ke toko tersebut. Cara ini dipandang
Representasi detail, lapisan ini terdiri sebagai sesuatu yang tidak
efisien,dari implementasi-implementasi penuh karena amat menyulitkan bagi
pembeli dari
spesifikasi secara fisik untuk setiap yang berada di lokasi yang jauh dari toko.
Kategori tersebut.Dengan demikian untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada
pelanggan maka dibutuhkan suatu sistem yang mendukung penjualan secara
elektronik (e-commerce).
Kemudian
dibuatlah sebuah alur Sedangkan Activity Diagram sistem yang di
tampilkan dalam bentuk logika Use
Case diagram adalah cara untuk mendeskripsikan, Activity
diagram, dan secara prosedur, proses bisnis, dan alur Class diagram dalam
model Unified kerjanya. Activity Diagram berperan Unified Modelling Language
(UML) seperti halnya flowchart,
bedanya Activity Modelling Language
adalah Diagram dapat mendukung perilaku sebuah bahasa pemodelan
standar yang paralel, sedangkan flowchart tidak dapat digunakan
untuk menspesifikasikan mendukung hal tersebut memvisualisasikan,
membangun dan mendokumentasikan
objek dari sistem Setelah Use Case.
Diagram dibuat software, untuk urusan pemodelan dan harusnya dalam membuat
suatu programsistem non-software.
Perlu dijelaskan alur program dari aplikasi sistem
yang akan dirancang. UML telah menyediakan diagram yang digunakan menggambarkan semua
aktivitas yang untuk pembuatan alur rancangan aplikasi dilakukan oleh sistem
tersebut dari sudut yaitu Activity Diagram. Diagram ini dibuat pandang
pengamatan luar yang menjadi untuk menganalisa terhadap use case, persoalannya adalah
hal-hal apa yang akan menjelaskan tindakan (action) yang akan diambil. Use Case Diagram erat
menunjukkan aktivitas user yang kaitannya
dengan kejadian-kejadian dilakukan saat masuk (buka) Kejadian (skenario),
merupakan contoh dan keluar (tutup) dari aplikasi sistem.apa yang terjadi
ketika seseorang act Buka Tutup Sistem berinteraksi dengan sistem. Use Case
admin system diagram dapat membantu kita apabila sedang menyusun
kebutuhan-kebutuhan dari
sebuah sistem, mengkomunikasikan login sistem memproses login user apa yang harus
dirancang dengan klien dan
merancang test case untuk membuka form, menampilkan form feature yang ada pada
sistem.
Use Case diagram
menjelaskan kegiatan yang log out menutup aplikasi dilakukan user dan
sistem untuk mencapai
suatu tujuan tertentu. Melihat
katalog produk secara online yang Class Diagram menggambarkan pada halaman
situs, aktivitas struktur dan deskripsi class, package dan yang dilakukan oleh
pembeli/pelanggan object serta hubungannya satu sama lain yang melakukan
pembelian secara online seperti pewarisan, asosiasi dan lain-lain. Tidak jauh
berbeda dengan Class
yang memiliki tiga area
pokok, yaitu dilakukan dengan cara
pembeli/pelanggan melengkapi
Nama, Atribut, Metode offline. Perbedaannya hanya terdapat pada cara pembayarannya
saja, yaitu dengan cara mentransfer uang pada aplikasi situs ini yangmelalui
bank. Setelah mentransfer, bukti menunjukkan hubungan antara class pembayarannya harus
dikirim kepada pelanggan, transaksi, total_transaksi,bagian admin situs ini
melalui faksimili. Barang,
beli, total_beli, dan kemudian bagian admin melakukan distributor.
Validasi pesanan dan mengirimkan produk ke alamat
pemesan transaksi penjualan Online pembeli melihat katalog online.
Membeli barang masuk ke ordernya memasukkan data dan memproses data pembelian
tidak menampilkan pesan dan menerima pesan, proses transaksi, mentransfer
pembayaran, membatalkan pembelian, mengirim bukti, menerima bukti pembayaran
melalui fax pembayaran.Mengirim memvalidasi menerima barang, memproses barang
transaksi.pesan validasi mengirim pesan, menerima pesan validasi.
Penerapantoko secara online dengan didukung oleh
e-commerce sebagai upaya meningkatkan berbagai macam bahasa pemrograman
persaingan bisnis perusahaan.Hasil Implementasi E-commerce penjualan ikan
karang.Desidarata.P .(2004), Pengaruh penjualan Setelah menerapkan e-commerce
pendapatan terhadap kinerjaresponden perusahaan telah memperoleh keuangan
perusahaan. Industri manfaat
yang dirasakan dengan manufaktur Depok. Penerapan e-commerce tersebut akan
disajikan dalam bentuk gambar 8 secara online dan offline pada optik ramadhan
dengan menggunakan tabel 3 di bawah ini.
Analisis pengaruh faktor makro ekonomi, pangsa pasar
dan karakteristik bank terhadap profitabilitas bank syariah (studi pada bank
syariah periode 2005-2008), Adapun yang menjadi manfaat terbesar adalah
e-commerce dapat meningkatkan omzet penjualan. Hal tersebut dapat dilihat
dengan presentase sebesar
31%, manfaat berikutnya adalah peningkatan
jumlah pelanggan dengan presentase sebesar 25% dan yang berikutnya adalah
perluasan jangkauan bisnis
serta sarana promosi dengan 16% serta
peluang terbukanya bisnis baru dan kepuasan pelanggan sama rata yaitu 5%. Serta
yang terakhir adalah kemudahan hubungan
relasi yaitu hanya 2%. Kesimpulan
Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan
bahwa penerapan e-commerce pada sebuah perusahaan dapat berdampak pada
peningkatan omzet
penjualan dan memperluas pangsa pasar
dari produk perusahaan tersebut.